Memaparkan catatan dengan label Kumpulan slash. Papar semua catatan
Memaparkan catatan dengan label Kumpulan slash. Papar semua catatan

Slash - Taman astakona

 

Slash - Taman astakona

 
Umpama mimpi
Ku kecap kenangan
Taman permainan masa kecil dulu
Sisip senyum mu
Kemanisan tanpa gula
Meninggalkan seribu keresahan

Kala gerimis menitis di hati
Kenangan lenyap tanpa sedar
Mungkinkah ada lagi
Saat-saat indah itu
Agar dapat kita bersama lagi

Dalam kelam engkau datang
Menyuluh hati yang sepi
Kala terang engkau hilang entah ke mana
Andai kata hanya mimpi mengusik kenangan silam
Mengapa hangat tanganmu ku terasa
Namamu ku ukir di pohon di tepi taman
Sebagai hiasan lambang cinta yang terlarang
Semoga kau terlihat tika melintasi taman
Sebagai tanda percintaan abadi

Atau pun pada malam naungan cahaya purnama
Menyuluh ukiran yang memanggil sejuta seri
Yang membiar taman ini penuh dengan cahaya misteri
Kekosongan hingga ia kesepian

Harumnya mawar menyulam asmara
Harum cempaka kesayuan
Di taman astakona yang tiba-tiba menyepi
Mungkinkah akan begini selamanya

Kumpulan slash - Hati kian terluka

 

Kumpulan slash - Hati kian terluka

 
Mampukah kita bertemu
Menyambung ikatan terlerai
Mengubah sebuah rindu
Yang kian terbiar sepi
Sedangkan di jiwa ini
Dibohongi kesangsian
Yang membunuh keyakinan
Antara engkau dan aku
Bertemu lagi mampukah kita
Menghulur lalu sambut kemesraan
Menghiris hatiku yang terluka
Menghembus titisan embun kasih
Pada harapan nan kegersangan
Sedangkan kita terlalu jauh
Dipisahkan oleh kebencian
Terpisah oleh kemarau kekasih
(korus)
Mengapa menipu diri sendiri
Membiar curiga menguasai
Biarkan keegoaan beremosi
Sedangkan kita saling merindui
Mengapa menipu diri sendiri
Membiar curiga menguasai
Biarkan keegoaan beremosi
Sedangkan kita saling menyayangi